Selasa , Agustus 22 2017
Berita Terbaru
Home / Panwaslu / Bakal Paslon Dihimbau Taati Aturan Main

Bakal Paslon Dihimbau Taati Aturan Main

Jpeg
KOORDINASI ; Panwas Pilkada Jepara menggelar silaturahmi dan koordinasi dengan Kapolres Jepara AKBP Samsu Arifin dan jajarannya, Rabu (22/6/2016).

JEPARA – Bakal pasangan calon (paslon) peserta Pilkada Jepara diimbau menaati aturan main gawe demokrasi tersebut. Selain bagian dari pendidikan politik, langkah itu juga sekaligus penting agar gelaran pilkada berjalan demokratis dan bermartabat.

Imbauan ini disampaikan Kapolres Jepara AKBP Samsu Arifin saat menerima kunjungan silaturahmi dan koordinasi jajaran Panwas Pilkada Jepara, Rabu (22/6/2016). AKBP Samsu didampingi Wakapolres Kompol Juara Silalahi, Kabag Ops hingga sejumlah kepala satuan, sedang dari panwas hadir tiga komisioner dan kepala sekretariat.

Kapolres menyoroti sejumlah hal yang berpotensi mengganggu, menghambat atau menodai gawe pilkada. Ia juga menyinggung soal praktek politik uang yang biasanya marak tiap kali hajatan pemilu.
Kapolres berharap bakal paslon yang akan berlaga saat pilkada, memberi teladan berkompetisi secara sehat. Salah satu caranya dengan tidak menggunakan politik uang untuk mempengaruhi pilihan seseorang.

“Masyarakat itu cenderung pasif dan mengikuti, semua tergantung bakal paslon dan tim suksesnya. Oleh karena itu mari kita wujudkan pilkada yang demokratis, aman, lancar dan kondusif,” kata AKBP Samsu.

Kapolres menilai upaya pencegahan pelanggaran pemilu harus terus digencarkan sejak dini. Potensi pelanggaran baik yang bersifat administrasi hingga pidana pemilu harus ditutup.

“Penanganan pelanggaran pemilu dibatasi waktu padahal penanganan harus cermat. Ini jadi tantangan makanya kita sepakat upaya pencegahan dimaksimalkan,” ujarnya.

Saat ini, ada sejumlah nama yang disebut bakal meramaikan pilkada. Seperti Ahmad Marzuqi yang saat ini masih menjabat sebagai Bupati Jepara, Subroto (Wakil bupati), Dian Kristiandi (Ketua DPRD), Aris Isnandar (Waket DPRD), Kolonel Inf Dwi Surjatmodjo (anggota TNI) dan lain sebagainya. Sejumlah tokoh itu ada yang berniat maju sebagai calon bupati maupun cawabup.

Ketua Panwas Pilkada Jepara, Arifin mengatakan potensi pelanggaran pemilu beragam. Beberapa diantaranya seperti penggunaan fasilitas pemerintah, pelibatan aparat sipil, polisi maupun TNI dalam kampanye atau dukung mendukung paslon tertentu, politik uang dan lain sebagainya.

Meski tahap pencalonan baru digelar Agustus mendatang, namun bakal paslon diimbau tetap menjaga situasi kondusif dengan tidak melakukan sejumlah larangan tersebut.

“Secara normatif kita baru bisa bergerak jika sudah penetapan paslon, tapi imbauan ini penting kita sampaikan jauh-jauh hari,” jelasnya.

Selain silaturahmi dan koordinasi dengan kepolisian, Panwas Pilkada juga melakukan langkah serupa dengan pihak terkait lain. Mulai dari jajaran Pengadilan Negeri (PN), Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Kodim 0719/Jepara. Termasuk dengan jajaran DPRD dan KPU Jepara.

“Kerjasama sinergis dengan berbagai pihak ini terus kita perkuat. Harapannya pilkada berjalan sukses tanpa ekses,” tandasnya.

Kontributor ; Muhammad Olis (Panwas Jepara)

About Ida Puspita

Check Also

Langgar Ketentuan Apk dicopot

Langgar Ketentuan, APK Paslon Dicopot Paksa

JEPARA – Panitia Pengawas Pemilihan Kabupaten Jepara bersama Satpol PP Rabu (18/1) mencopot paksa alat …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *